HORSENS – Tim Thomas Cup Indonesia yang dipimpin oleh Anthony Sinisuka Ginting segera melakukan investigasi internal dan evaluasi mendalam setelah menghadapi tantangan teknis serius terkait lambatnya penyesuaian lapangan pada laga perdana di Horsens, Denmark, demi mengamankan poin di babak penyisihan grup.
Penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa faktor hembusan angin yang tidak konsisten dan intensitas pencahayaan arena menjadi kendala utama yang menghambat akurasi pukulan para pemain Merah Putih sejak set pertama dimulai.
Tim pelatih menyoroti ketidakmampuan pemain dalam membaca laju shuttlecock secara cepat yang dinilai sebagai celah krusial yang bisa dimanfaatkan lawan jika tidak segera dibenahi dalam waktu singkat.
Kini fokus utama skuad Garuda beralih pada optimalisasi sesi pemanasan untuk memastikan Ginting dan kawan-kawan mampu menguasai medan pertandingan secara lebih taktis dan efisien pada laga berikutnya.











