BEKASI – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bergerak cepat mengoperasikan layanan bus shuttle khusus rute Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Bekasi pada hari ini guna mengevakuasi ribuan penumpang KRL yang terlantar akibat insiden kecelakaan kereta yang melumpuhkan jalur tersebut.
Langkah darurat ini diambil setelah investigasi lapangan menunjukkan adanya penumpukan massa yang tidak terkendali di area stasiun, yang mengungkap betapa rentannya sistem mitigasi gangguan transportasi massal saat terjadi insiden fatal pada jalur Commuter Line.
Pengerahan armada bus tambahan ini menjadi sorotan mengenai sejauh mana kesiapan prosedur kontingensi antar-operator transportasi dalam menghadapi situasi krisis yang menghambat mobilitas warga di wilayah penyangga ibu kota.
Hingga berita ini diturunkan, layanan bus shuttle tetap disiagakan sementara pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kecelakaan kereta yang mengganggu jadwal perjalanan utama tersebut.











