JEREZ – Pebalap VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, secara mengejutkan mengaku belum menemukan setelan terbaik pada motor Ducati miliknya usai melakoni empat seri pembuka MotoGP 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol, meskipun ia muncul sebagai pebalap paling konsisten di lintasan.
Investigasi terhadap data telemetri menunjukkan adanya celah antara performa mesin yang stabil dengan ketidakpuasan teknis yang dirasakan pebalap di balik kemudi mesin Desmosedici tersebut.
Sejumlah sumber internal tim mengindikasikan bahwa ada kendala pada sinkronisasi perangkat elektronik yang membuat Diggia merasa belum mampu memacu motornya hingga mencapai batas kecepatan maksimal yang diharapkan.
Tim teknis kini dituntut bekerja ekstra cepat untuk membedah masalah ini sebelum seri berikutnya dimulai agar konsistensi Diggia dapat berbuah podium kemenangan.











