Menu

Mode Gelap

Teknologi · 30 Apr 2026 01:45 WITA

Investigasi Sebulan Pembatasan Medsos Anak: Celah Manipulasi Umur Masih Terbuka Lebar


 Ilustrasi anak-anak mengakses media sosial menggunakan gadget yang masih menyisakan celah keamanan meskipun ada aturan pembatasan usia. (Foto: RSS) Perbesar

Ilustrasi anak-anak mengakses media sosial menggunakan gadget yang masih menyisakan celah keamanan meskipun ada aturan pembatasan usia. (Foto: RSS)

JAKARTA – Genap satu bulan sejak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memberlakukan aturan pembatasan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun di Jakarta, namun temuan di lapangan mengungkap bahwa kebijakan ini masih sangat mudah ditembus melalui berbagai manipulasi teknis.

Hasil investigasi menunjukkan adanya celah krusial di mana anak-anak secara mandiri mengakali sistem dengan memalsukan data tahun kelahiran saat proses registrasi untuk menghindari filter batasan usia.

Selain memanipulasi data pribadi, praktik penggunaan akun milik orang tua menjadi modus paling umum yang membuat pengawasan digital ini kehilangan taringnya di ruang siber.

Kondisi ini membuktikan bahwa verifikasi berbasis kejujuran input data belum cukup efektif, sehingga diperlukan sistem autentikasi yang lebih ketat untuk menjamin keamanan anak dari dampak negatif media sosial.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Warga Saline Township Bentuk Koalisi Lintas Politik Tolak Pusat Data AI

1 Mei 2026 - 18:58 WITA

Miliarder Chris Larsen Kucurkan $3,5 Juta Demi Lobi Regulasi AI

1 Mei 2026 - 18:33 WITA

40 Pekerjaan Terancam Digantikan AI: Investigasi Daftar Profesi Berisiko Tinggi

1 Mei 2026 - 17:55 WITA

Wikimedia Resmi Daftar PSE, Komdigi Batalkan Blokir Akses Wikipedia

1 Mei 2026 - 17:49 WITA

Meutya Hafid: Larangan Fitur Komunikasi Anak Bakal Berlaku di Semua Gim

1 Mei 2026 - 05:39 WITA

Investigasi ITB: Kualitas BBM MTBE Mampu Pangkas Emisi Kendaraan 40 Persen

30 April 2026 - 16:05 WITA

Trending di Teknologi