JEREZ – Pembalap muda asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama, mendadak menjadi sorotan tajam media Jerman setelah tampil gemilang dalam ajang Moto3 GP Spanyol di Sirkuit Jerez baru-baru ini.
Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa pujian tersebut muncul karena kemampuan adaptasi kilat Veda di lintasan Eropa yang selama ini dianggap sebagai tantangan tersulit bagi pembalap Asia.
Para pengamat otomotif di Jerman mulai membedah data teknis dan gaya balap remaja Yogyakarta tersebut yang dinilai sangat efisien dalam menaklukkan tikungan-tikungan tajam di Jerez.
Sorotan internasional ini mempertegas posisi Veda sebagai salah satu talenta yang kini masuk dalam radar pemantauan serius tim-tim besar di kancah balap motor dunia.











