JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo resmi melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi madya atau Eselon I di Jakarta guna memperkuat struktur organisasi kementerian dalam mendukung percepatan program strategis pemerintah pusat.
Langkah perombakan ini memicu sorotan tajam mengenai efektivitas birokrasi, terutama setelah Menteri Dody secara eksplisit menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme ASN di tengah bayang-bayang pengawasan ketat penggunaan anggaran infrastruktur.
Penunjukan ketujuh pejabat tersebut dianggap sebagai upaya krusial untuk memastikan tidak adanya kebocoran anggaran dalam proyek-proyek besar yang akan datang.
Kini, publik menantikan apakah komitmen integritas yang ditekankan Dody akan benar-benar diimplementasikan sebagai tindakan nyata atau sekadar seremoni formalitas di lingkungan kementerian yang mengelola dana triliunan rupiah tersebut.











