JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menyasar lingkungan perguruan tinggi di seluruh Indonesia melalui instruksi pembangunan dapur swakelola yang memicu polemik mengenai independensi akademisi.
Langkah ini dinilai sebagai upaya terselubung pemerintah untuk meredam nalar kritis mahasiswa dan dosen terhadap berbagai kejanggalan dalam proyek strategis tersebut.
Sejumlah pengamat mencurigai adanya praktik bagi-bagi proyek di balik keterlibatan kampus yang berpotensi mencederai integritas institusi pendidikan tinggi.
Hingga kini publik menanti transparansi penuh terkait aliran dana dan tujuan sebenarnya dari pelibatan kampus dalam urusan logistik pangan nasional ini.











