BEKASI – Sejumlah warga menaburkan bunga warna-warni di area Stasiun Bekasi Timur pada pekan ini guna mengenang para korban dalam tragedi kecelakaan maut yang melibatkan KA Argo Bromo dengan KRL CommuterLine.
Aksi ini menjadi desakan publik agar pihak berwenang segera mengungkap fakta di balik celah sistem pengamanan jalur rel yang menyebabkan dua rangkaian kereta tersebut berada di jalur yang sama pada saat kejadian.
Investigasi di lapangan menunjukkan adanya dugaan kelalaian koordinasi sinyal yang hingga kini masih menunggu klarifikasi transparan dari pihak operator transportasi guna mencegah terulangnya insiden serupa.
Kehadiran bunga-bunga ini menjadi simbol duka sekaligus pengingat bagi pemerintah untuk mengevaluasi total standar keselamatan operasional di titik-titik krusial perlintasan kereta api nasional.











