Menu

Mode Gelap

Internasional · 3 Mei 2026 03:36 WITA

Investigasi AS Jual Senjata Rp 149 T ke Timur Tengah Tanpa Izin Kongres


 Ilustrasi pengiriman perangkat militer Amerika Serikat ke kawasan Timur Tengah yang memicu perdebatan terkait prosedur hukum. (Foto: RSS) Perbesar

Ilustrasi pengiriman perangkat militer Amerika Serikat ke kawasan Timur Tengah yang memicu perdebatan terkait prosedur hukum. (Foto: RSS)

WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan telah menyetujui penjualan senjata dan sistem militer senilai Rp 149 triliun ke sejumlah sekutu di Timur Tengah secara mendadak di Washington.

Langkah ini memicu kontroversi besar karena dilakukan dengan sengaja mengabaikan prosedur hukum yang mewajibkan peninjauan serta persetujuan resmi dari pihak Kongres AS.

Investigasi mendalam mengungkap adanya indikasi penggunaan celah hukum darurat untuk meloloskan pengiriman alutsista canggih tersebut tanpa pengawasan legislatif yang ketat.

Para kritikus menilai kebijakan sepihak ini tidak hanya merusak prinsip transparansi pemerintahan tetapi juga berisiko memperkeruh eskalasi konflik bersenjata di kawasan tersebut.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Akses Pil Aborsi Mifepristone Lewat Surat Diblokir Pengadilan AS

3 Mei 2026 - 05:43 WITA

NATO Investigasi Penarikan 5.000 Pasukan AS dari Jerman

3 Mei 2026 - 04:38 WITA

Peta Militer AS di Eropa: Rincian Jumlah Pasukan dan Lokasi Strategis

3 Mei 2026 - 04:26 WITA

Spanyol dan Brasil Kecam Israel atas Penangkapan Ilegal Aktivis Flotilla Gaza

3 Mei 2026 - 04:05 WITA

China Lawan Sanksi AS Terhadap 5 Perusahaan Pembeli Minyak Iran

3 Mei 2026 - 03:23 WITA

Mamdani Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India

3 Mei 2026 - 02:24 WITA

Trending di Internasional