SURABAYA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan peninjauan langsung terhadap penerima bantuan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (3/5) sebagai bagian dari upaya investigatif dalam memastikan percepatan bedah rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tepat sasaran.
Langkah ini menandai pengawasan ketat terhadap rencana strategis pemerintah yang membidik renovasi hunian layak bagi 33.000 Kepala Keluarga (KK) di seluruh pelosok Jawa Timur hingga target akhir pada tahun 2026.
Fokus utama dalam tinjauan lapangan ini meliputi validasi akurasi data penerima serta pengawasan terhadap alokasi anggaran guna meminimalisir risiko penyalahgunaan dana bantuan renovasi perumahan swadaya tersebut.
Melalui pemantauan ini, pemerintah berupaya membuktikan bahwa target ambisius tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan solusi konkret atas krisis hunian layak yang selama ini menghimpit masyarakat kelas bawah.











