LONDON – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghadapi tekanan hebat setelah Partai Buruh dilaporkan kehilangan ratusan kursi dewan dalam hasil sementara pemilihan lokal di seluruh Britania Raya pada pekan ini yang mengindikasikan adanya pergeseran sentimen pemilih secara masif.
Meskipun Starmer secara terbuka menyatakan bertanggung jawab atas kekalahan memalukan tersebut, ia dengan tegas menolak desakan untuk mundur dari jabatannya di tengah spekulasi internal mengenai keretakan strategi politik partai.
Investigasi awal mengisyaratkan adanya ketidakpuasan mendalam terhadap kebijakan ekonomi pemerintah pusat yang tercermin dalam anjloknya perolehan suara di wilayah-wilayah yang sebelumnya merupakan basis kuat bagi Partai Buruh.
Kini muncul keraguan besar mengenai ketahanan otoritas Starmer saat faksi internal mulai membedah kegagalan strategi yang memicu krisis kepercayaan publik ini di tengah proses penghitungan suara yang masih berlangsung.











