SURABAYA – Sebanyak 44 pasien di Gedung Pusat Pelayanan Jantung RSUD Dr Soetomo, Surabaya, terpaksa dievakuasi secara darurat setelah titik api muncul di area fasilitas vital tersebut.
Tim investigasi kini tengah mendalami apakah terdapat kegagalan sistem proteksi kebakaran atau kelalaian prosedur pemeliharaan di gedung yang menangani pasien berkondisi kritis tersebut.
Meski pihak manajemen mengonfirmasi satu pasien meninggal dunia bukan disebabkan langsung oleh api, proses evakuasi di tengah situasi darurat tetap menjadi sorotan terkait dampaknya terhadap stabilitas medis pasien.
Otoritas berwenang saat ini sedang menyisir instalasi listrik dan ketersediaan alat pemadam api di lokasi guna memastikan apakah standar keselamatan publik telah terpenuhi sepenuhnya oleh pihak rumah sakit.











