BARCELONA – FC Barcelona kini berada di ambang sejarah untuk mengunci gelar juara Liga Spanyol musim ini setelah kemenangan tipis atas Osasuna memberikan tekanan hebat bagi Real Madrid yang diwajibkan menang saat bertandang ke markas Espanyol demi menunda pesta sang rival.
Hasil investigasi terhadap performa konsisten tim Catalan menunjukkan bahwa efektivitas strategi Xavi Hernandez dalam beberapa laga terakhir telah memaksa Madrid berada dalam posisi terjepit secara matematis.
Kegagalan skuad asuhan Carlo Ancelotti untuk membawa pulang tiga poin dari Stadion RCDE dipastikan akan langsung menasbihkan Blaugrana sebagai kampiun tanpa harus menunggu laga berikutnya.
Tekanan internal di kubu Los Blancos yang juga terbagi fokusnya ke kompetisi Eropa disinyalir menjadi faktor kunci yang dapat memuluskan jalan Barcelona menuju takhta juara musim ini.











