JAKARTA – BPJS Kesehatan dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) memperkuat kolaborasi strategis di Jakarta untuk memitigasi risiko finansial Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) akibat lonjakan pembiayaan penyakit katastropik yang kian membebani kas negara.
Langkah ini menyoroti upaya mendalam dalam membedah mekanisme pengendalian biaya dan transformasi sistem kesehatan guna mengidentifikasi celah inefisiensi yang berpotensi mengancam keberlangsungan layanan medis bagi jutaan peserta.
Peningkatan kualitas layanan menjadi prioritas utama untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan memiliki dampak nyata bagi kesehatan masyarakat di tengah tren peningkatan beban penyakit yang terus membayangi.
Melalui sinergi ini, kedua pihak berusaha merombak struktur operasional yang selama ini dianggap kaku demi menjaga stabilitas dana jaminan sosial nasional agar tetap kokoh menghadapi inflasi medis di masa depan.











