YERUSALEM – Penyelidikan atas insiden kekerasan di wilayah pendudukan Yerusalem Timur mengungkap kecaman tajam dari mantan Duta Besar Israel, Carmon, yang melabeli serangan warga Israel terhadap sejumlah biarawati Prancis baru-baru ini sebagai bentuk nyata dari ‘Terorisme Yahudi’.
Pernyataan keras ini muncul setelah bukti-bukti di lapangan menunjukkan pola pelecehan yang kian sistematis dan provokatif terhadap rohaniwan Kristen di kawasan suci tersebut.
Investigasi lebih lanjut menyoroti bagaimana tindakan radikal kelompok warga ini mengancam stabilitas diplomatik antara Israel dan Prancis serta memperburuk citra penegakan hukum di wilayah konflik.
Hingga kini, otoritas terkait didesak untuk mengusut tuntas motif di balik serangan tersebut guna mencegah normalisasi kekerasan berbasis kebencian agama yang semakin mengkhawatirkan di Yerusalem.











