NEW YORK – Jason Collins, mantan pemain pusat (center) NBA yang mencetak sejarah sebagai atlet aktif pertama yang mengaku gay, dilaporkan meninggal dunia pada usia 47 tahun di Amerika Serikat.
Kematian mendadak ikon basket ini memicu sorotan kembali terhadap warisannya yang melampaui statistik pertandingan selama 13 musim kariernya di liga bergengsi tersebut.
Namanya abadi bukan hanya karena ketangkasannya di bawah ring, melainkan karena esai fenomenal di Sports Illustrated pada 2013 di mana ia dengan tegas menyatakan jati dirinya sebagai pria kulit hitam dan gay.
Pengakuan tersebut mendobrak stigma maskulinitas di ruang ganti dan menjadi poin penting dalam investigasi sejarah perkembangan inklusivitas bagi atlet profesional hingga saat ini.











