LONDON – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara mengejutkan menegaskan posisinya untuk tetap menjabat di tengah tekanan mundur dari puluhan anggota parlemen Partai Buruh pasca kekalahan telak dalam pemilihan lokal di London pada Selasa waktu setempat.
Investigasi di balik pintu tertutup mengungkap adanya keretakan mendalam di jantung pemerintahan setelah Starmer melakukan pertemuan darurat dengan para anggota kabinetnya untuk mengonsolidasikan sisa kekuatan yang ada.
Meskipun puluhan legislator secara terbuka menuntut pengunduran dirinya, Starmer memilih untuk mengabaikan desakan tersebut dengan dalih mempertahankan stabilitas nasional yang kini mulai goyah.
Laporan dari lingkaran dalam Downing Street menunjukkan bahwa kekalahan dalam pemilu lokal ini menjadi bukti kegagalan kepemimpinan Starmer dalam menjawab aspirasi pemilih tradisional partai.











