DENPASAR – Ahmad Nung, seorang pedagang kacamata di Denpasar, Bali, akhirnya resmi terdaftar sebagai calon jemaah haji tahun ini setelah konsisten menyisihkan keuntungan dagangnya selama 20 tahun terakhir.
Investigasi terhadap perjuangannya mengungkap bahwa pendapatan harian dari melapak di pinggir jalan sering kali tidak menentu, sehingga target tabungan haji Ahmad sempat terancam oleh lonjakan biaya perjalanan ibadah yang terus meningkat.
Meski saldo tabungannya sempat dinyatakan belum mencukupi limit pelunasan, solidaritas keluarga besar Ahmad menjadi faktor penentu yang menutup kekurangan dana tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kegigihannya.
Kini Ahmad bersiap menuju tanah suci, membuktikan bahwa dedikasi ekonomi dari sektor informal mampu mematahkan hambatan finansial yang berat melalui ketekunan jangka panjang.











