DENPASAR – Investigasi di lapangan menunjukkan tumpukan sampah yang tidak terangkut kini mengepung kawasan pemukiman hingga jalan protokol di Bali akibat kegagalan sistem pengelolaan limbah dalam beberapa pekan terakhir.
Krisis ini telah mengubah aroma khas dupa yang biasanya menyelimuti Pulau Dewata menjadi bau busuk menyengat yang mengganggu kenyamanan warga lokal serta wisatawan mancanegara.
Temuan di lokasi mengungkapkan bahwa banyak masyarakat terpaksa mengambil langkah berisiko dengan membakar sampah secara liar di ruang terbuka sebagai solusi temporer atas mandeknya armada pengangkutan.
Kondisi darurat lingkungan ini mencoreng citra pariwisata internasional Bali dan menuntut evaluasi mendalam terhadap kebijakan infrastruktur sampah pemerintah daerah setempat.











