JAKARTA – Sebanyak 200 ribu buruh dari berbagai federasi yang tergabung dalam KSPI memadati kawasan Monas, Jakarta, pada hari ini untuk memperingati May Day 2026 guna menuntut 11 isu strategis kesejahteraan langsung kepada Presiden Prabowo.
Investigasi di lapangan menunjukkan bahwa mobilisasi besar-besaran ini merupakan bentuk pengawalan ketat terhadap janji-janji politik pemerintah yang dinilai belum menyentuh akar persoalan pekerja di tingkat bawah.
Pihak KSPI menegaskan bahwa 11 poin tuntutan tersebut bukan sekadar daftar keinginan, melainkan evaluasi kritis terhadap regulasi ketenagakerjaan yang selama ini dianggap masih timpang bagi para pekerja.
Gelombang massa ini menjadi ujian krusial bagi kepemimpinan Prabowo dalam meredam gejolak sosial melalui kebijakan ekonomi yang nyata dan berpihak pada kaum buruh di masa depan.











