PEKANBARU – Polresta Pekanbaru berhasil mengungkap tabir gelap di balik pembunuhan lansia Dumaris Boru Sitio yang ternyata melibatkan empat pelaku positif ekstasi, termasuk menantu korban sebagai otak kejahatan.
Investigasi kepolisian menemukan bahwa pengaruh kuat zat narkotika menjadi pemicu utama sang menantu tega merencanakan aksi keji tersebut demi menguasai harta mertuanya sendiri.
Meski hasil pemeriksaan menunjukkan niat awal para pelaku hanyalah melakukan perampokan, namun kondisi di bawah pengaruh obat terlarang membuat mereka kehilangan akal sehat hingga akhirnya memutuskan untuk menghabisi nyawa korban.
Saat ini seluruh tersangka telah mendekam di sel tahanan dan pihak penyidik terus mendalami keterkaitan antara konsumsi narkoba dengan meningkatnya eskalasi kekerasan dalam kasus kriminalitas di wilayah hukum Pekanbaru.











