Menu

Mode Gelap

Pemerintah · 4 Mei 2026 05:33 WITA

Investigasi Dampak Pembebasan Retribusi Pasar Akhir Pekan di Banyuwangi


 Para pedagang di pasar tradisional Banyuwangi kini mendapatkan kelonggaran retribusi setiap akhir pekan untuk mendorong daya beli. (Foto: RSS) Perbesar

Para pedagang di pasar tradisional Banyuwangi kini mendapatkan kelonggaran retribusi setiap akhir pekan untuk mendorong daya beli. (Foto: RSS)

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi secara resmi membebaskan biaya retribusi bagi lebih dari 6.500 pedagang pasar setiap hari Sabtu dan Minggu sebagai langkah strategis untuk meringankan beban ekonomi masyarakat dan mendorong aktivitas perdagangan daerah.

Kebijakan ini ditengarai muncul sebagai respons atas hasil pantauan di lapangan yang menunjukkan penurunan daya beli konsumen serta fluktuasi harga bahan pokok yang menghimpit pendapatan para pedagang kecil.

Meski berpotensi memangkas target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi, pemerintah daerah nampaknya lebih memprioritaskan pemberian stimulus langsung demi menjaga perputaran roda ekonomi di pasar-pasar tradisional tetap stabil.

Sejumlah pihak kini tengah memantau efektivitas kebijakan tersebut untuk memastikan apakah pengalihan anggaran ini benar-benar memberikan dampak signifikan pada kesejahteraan pedagang atau hanya menjadi solusi jangka pendek di tengah tekanan inflasi.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Strategi Kemenkop Percepat Operasional KDKMP Lewat Sinergi Kadiskop

14 Mei 2026 - 00:33 WITA

Skandal Media Xavier Becerra: Upaya Kontrol Narasi di Tengah Kenaikan Polling

13 Mei 2026 - 21:45 WITA

Prabowo Incar Rp 39 Triliun Dana Koruptor Mengendap di Bank untuk Rakyat

13 Mei 2026 - 21:19 WITA

Investigasi Sidang Panas: Kash Patel Bantah Tuduhan Miras dan Kebohongan

13 Mei 2026 - 10:14 WITA

Marty Makary Mundur dari FDA: Terkuak Tekanan Terkait Izin Vape

13 Mei 2026 - 09:40 WITA

Wamendagri Bima Arya Soroti Rapat Seremonial: Fokus Eksekusi, Bukan Formalitas

13 Mei 2026 - 03:01 WITA

Trending di Pemerintah