JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan suhu ekstrem hingga 36 derajat Celcius melanda kawasan Jabodetabek dalam sepekan terakhir akibat minimnya tutupan awan dan pergerakan semu matahari.
Fenomena suhu panas yang seolah mendidih ini memicu penyelidikan lebih lanjut mengenai dinamika atmosfer yang menyebabkan radiasi matahari langsung menghantam permukaan tanpa penghalang.
Berdasarkan data yang dihimpun, kondisi ini diperparah oleh rendahnya kelembapan udara di lapisan atas yang menghambat pembentukan awan hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya secara signifikan.
BMKG pun mengimbau masyarakat untuk mewaspadai risiko dehidrasi serta dampak kesehatan lainnya mengingat intensitas panas yang diprediksi masih akan bertahan dalam beberapa waktu ke depan.











