WASHINGTON – Menteri Pertahanan Pete Hegseth memicu kontroversi dalam dengar pendapat di DPR Amerika Serikat di Washington, D.C., dengan menggunakan data palsu mengenai pemecatan 197 jenderal di era Barack Obama sebagai dasar hukum untuk membenarkan rencananya memecat perwira senior militer saat ini.
Penelusuran mendalam menunjukkan bahwa angka yang dikutip Hegseth merupakan disinformasi lama yang telah dibantah secara resmi oleh pihak Pentagon bertahun-tahun lalu karena tidak memiliki dasar faktual.
Langkah ini mengindikasikan adanya upaya sistematis untuk merombak struktur komando tertinggi militer dengan narasi yang menyesatkan, sekaligus mempertanyakan integritas data yang digunakan dalam pengambilan kebijakan strategis nasional.
Para pengamat menilai penggunaan hoaks di forum resmi pemerintah ini sebagai sinyal bahaya bagi stabilitas internal militer dan transparansi birokrasi di bawah kepemimpinan baru Departemen Pertahanan.











