BEKASI – BEKASI – Tim penyidik Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota hingga saat ini telah memeriksa total 24 orang saksi guna mengungkap tabir di balik kecelakaan maut yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Langkah pemeriksaan intensif ini dilakukan secara maraton untuk mencari titik terang mengenai adanya dugaan kelalaian prosedur atau kendala teknis yang memicu tabrakan tragis tersebut.
Keterangan dari puluhan saksi yang terdiri dari petugas stasiun, masinis, hingga saksi mata di lokasi diharapkan mampu menyusun kronologi akurat dari insiden mematikan tersebut.
Polisi kini tengah mendalami sinkronisasi data lapangan dengan kesaksian yang diperoleh guna menentukan pihak yang paling bertanggung jawab secara hukum.
Penyelidikan mendalam terus berlanjut dengan melibatkan tim ahli untuk memastikan keadilan bagi para korban serta mencegah terulangnya tragedi serupa di lintasan kereta api nasional.











