MANILA – Presiden Prabowo Subianto secara mengejutkan menyerukan langkah konkret perdamaian kawasan termasuk mendorong perundingan Thailand-Kamboja saat menghadiri KTT ASEAN ke-48 di Manila, Filipina, guna menjaga stabilitas geopolitik.
Seruan diplomatik ini dinilai sebagai langkah investigatif Indonesia untuk membedah kebuntuan komunikasi antarnegara tetangga yang selama ini menghambat integrasi ekonomi serta keamanan di Asia Tenggara.
Melalui dorongan dialog damai tersebut, Prabowo berupaya memastikan tidak ada celah bagi intervensi pihak luar dalam sengketa internal yang berpotensi merusak kedaulatan blok regional.
Manuver ini sekaligus mempertegas posisi Jakarta yang ingin mengambil peran lebih dominan dalam memadamkan api konflik perbatasan yang telah menjadi isu sensitif selama bertahun-tahun.











