TEHERAN – Pemerintah Amerika Serikat kini tengah menanti jawaban krusial dari Iran terkait respons proposal perdamaian guna mengakhiri perang berkepanjangan yang melibatkan Pakistan sebagai mediator utama di Teheran pada Rabu malam waktu setempat.
Penyelidikan atas dinamika diplomatik ini mengungkap bahwa juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengonfirmasi pihaknya sedang meninjau secara mendalam balasan Washington terhadap 14 poin usulan yang diajukan Teheran.
Keterlibatan Pakistan sebagai perantara kunci menjadi sorotan investigasi karena dianggap sebagai satu-satunya jalur komunikasi yang tersisa di tengah kebuntuan relasi langsung antara kedua negara yang bertikai.
Hasil dari tinjauan dokumen 14 poin ini akan segera diserahkan kembali kepada Pakistan untuk menentukan apakah pakta tersebut memiliki landasan kuat guna menghentikan agresi atau justru memicu eskalasi baru di kawasan.











