SAN FRANCISCO – Sejumlah negara kekuatan menengah di Asia kini berada dalam kecemasan mendalam menjelang pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Donald Trump dan Xi Jinping di San Francisco pekan ini, karena khawatir komitmen keamanan kawasan akan dikorbankan demi kesepakatan ekonomi yang lebih menguntungkan bagi Amerika Serikat.
Penelusuran menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa Washington mungkin menggunakan jaminan pertahanan di Asia Timur dan Tenggara sebagai daya tawar utama untuk menekan Beijing terkait isu-isu perdagangan global.
Para diplomat senior di kawasan mengkhawatirkan munculnya kesepakatan transaksional yang secara efektif dapat melemahkan kehadiran militer AS di Pasifik demi keuntungan finansial jangka pendek bagi pihak Amerika.
Hingga saat ini belum ada jaminan konkret dari Gedung Putih bahwa pakta keamanan tradisional akan tetap utuh, yang memperkuat dugaan adanya pergeseran strategi kebijakan luar negeri yang berisiko tinggi bagi stabilitas regional.











