JAKARTA – Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam koordinasi strategis di Jakarta memperingatkan ancaman serius banjir rob yang membayangi sedikitnya 55 juta penduduk di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa akibat krisis kenaikan permukaan air laut yang kian ekstrem.
Ancaman tenggelamnya kawasan ekonomi vital ini memicu investigasi mendalam terkait efektivitas mitigasi bencana dan laju penurunan muka tanah yang selama ini dianggap belum tertangani secara fundamental.
Guna menghadapi potensi bencana permanen tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kini tengah mematangkan lima paket teknologi perlindungan pesisir yang dirancang untuk membangun kemandirian teknologi nasional sekaligus membentengi wilayah terdampak.
Langkah ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi teknis sesaat, tetapi juga menjadi jawaban atas urgensi penyelamatan jutaan nyawa serta aset negara yang berada di ambang kerusakan akibat degradasi lingkungan pesisir.











