Menu

Mode Gelap

Internasional · 25 Apr 2026 03:34 WITA

Investigasi: 7 Anggota House of Lords Jegal RUU Assisted Dying di Inggris


 Investigasi: 7 Anggota House of Lords Jegal RUU Assisted Dying di Inggris Perbesar

LONDON – Sebanyak tujuh anggota House of Lords yang tidak dipilih melalui pemilu secara sistematis berhasil menjegal rancangan undang-undang (RUU) bantuan medis untuk mengakhiri hidup (assisted dying) bagi pasien terminal di London, Inggris, melalui taktik pengajuan ratusan amandemen baru-baru ini.

Strategi ini sengaja dilakukan untuk menciptakan hambatan birokrasi yang membuat proses legislasi terhenti di tengah jalan tanpa kepastian suara.

Investigasi mengungkap bahwa kelompok kecil elit tersebut memanfaatkan celah prosedur parlemen dengan menimbun draf perubahan teknis yang memaksa perdebatan berlarut-larut.

Langkah manipulatif ini mengakibatkan waktu sidang habis sebelum pemungutan suara krusial dilakukan, sehingga membungkam peluang bagi warga yang sakit parah untuk mendapatkan hak medis mereka.

Aksi ini kini memicu kritik tajam mengenai legitimasi kekuasaan para bangsawan yang tidak akuntabel namun mampu memveto aspirasi kemanusiaan yang mendesak bagi publik Inggris.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kunjungan Raja Charles ke Washington Dibayangi Investigasi Penembakan Gedung Putih

28 April 2026 - 22:14 WITA

Investigasi Penjarahan Tentara Israel di Lebanon: Kepala Staf IDF Beri Peringatan Keras

28 April 2026 - 21:35 WITA

Trump Tolak Proposal Iran Soal Selat Hormuz: Syarat Cabut Blokade Dianggap Tak Layak

28 April 2026 - 21:06 WITA

Investigasi Upaya Pembunuhan Trump: Republik Desak Pembukaan Ballroom Gedung Putih

28 April 2026 - 20:45 WITA

Iran Tuntut Jaminan Keamanan dari AS dan Israel di Kawasan Teluk

28 April 2026 - 19:24 WITA

Jejak Diplomasi: Analisis Kunjungan Raja Charles III ke Presiden Trump

28 April 2026 - 17:04 WITA

Trending di Internasional

Sorry. No data so far.