TEL AVIV – Di tengah agresi militer yang terus berlangsung, Kepala Staf Angkatan Darat Israel (IDF) Letnan Jenderal Eyal Zamir secara mendadak mengeluarkan peringatan keras kepada pasukannya di Lebanon selatan pada pekan ini menyusul laporan investigasi terkait maraknya aksi penjarahan properti warga sipil.
Investigasi internal mengindikasikan adanya pelanggaran kode etik serius di mana sejumlah tentara diduga kuat mengambil barang-barang berharga dari rumah-rumah yang ditinggalkan penduduk Lebanon yang mengungsi.
Letnan Jenderal Zamir menegaskan bahwa tindakan kriminal tersebut tidak hanya merusak disiplin internal militer tetapi juga berisiko mencederai legitimasi operasional Israel di mata komunitas internasional.
Pihak militer kini dikabarkan mulai memperketat pengawasan di garis depan guna memastikan tidak ada lagi personel yang menyalahgunakan wewenang di tengah reruntuhan konflik yang kian memanas.











