TEHERAN – Ratusan warga berkumpul di Lapangan Valiasr, Teheran, pada Jumat (24/4) untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menuntut transparansi penuh atas serangan udara misterius yang menghantam sebuah sekolah di Minab, Iran selatan.
Aksi ini muncul sebagai bentuk tekanan publik terhadap otoritas terkait guna mengungkap aktor di balik serangan mematikan yang menyasar fasilitas pendidikan dan merenggut nyawa warga sipil tak berdosa tersebut.
Para pengunjuk rasa membawa foto para korban sembari mendesak dilakukannya penyelidikan independen untuk memastikan apakah terdapat unsur kelalaian dalam protokol militer atau adanya serangan yang disengaja ke zona non-tempur.
Hingga saat ini, rincian mengenai jenis proyektil dan asal-usul serangan di Minab masih tertutup rapat, memicu spekulasi luas mengenai kegagalan sistem perlindungan warga sipil di wilayah konflik tersebut.











