Menu

Mode Gelap

Internasional · 25 Apr 2026 14:52 WITA

Pernyataan Keras Rusia: Lavrov Bongkar Ambisi Minyak AS di Iran dan Venezuela


 Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, saat memberikan keterangan pers mengenai kebijakan luar negeri Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah dan Amerika Latin. (Foto: RSS) Perbesar

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, saat memberikan keterangan pers mengenai kebijakan luar negeri Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah dan Amerika Latin. (Foto: RSS)

MOSKOW – Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat dalam sebuah pernyataan resmi di Moskow baru-baru ini guna membongkar motif tersembunyi di balik intervensi Washington di berbagai negara kaya minyak.

Pernyataan keras tersebut secara spesifik menyoroti klaim Lavrov bahwa Amerika Serikat tidak dapat lagi berdalih terkait motif invasi dan tekanan ekonomi mereka terhadap Iran serta Venezuela yang selama ini dibungkus dengan narasi kemanusiaan.

Investigasi diplomatik mengindikasikan adanya pola penguasaan cadangan energi global sebagai prioritas utama kebijakan luar negeri Gedung Putih demi menjaga stabilitas ekonomi domestik mereka sendiri.

Lavrov menegaskan bahwa fakta di lapangan membuktikan bahwa Washington hanya peduli pada kesejahteraan nasionalnya dengan mengabaikan kedaulatan negara lain demi mengamankan pasokan sumber daya dunia.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Trump Tolak Proposal Iran Soal Selat Hormuz: Syarat Cabut Blokade Dianggap Tak Layak

28 April 2026 - 21:06 WITA

Investigasi Upaya Pembunuhan Trump: Republik Desak Pembukaan Ballroom Gedung Putih

28 April 2026 - 20:45 WITA

Iran Tuntut Jaminan Keamanan dari AS dan Israel di Kawasan Teluk

28 April 2026 - 19:24 WITA

Jejak Diplomasi: Analisis Kunjungan Raja Charles III ke Presiden Trump

28 April 2026 - 17:04 WITA

Menhan Israel Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Gencatan Senjata Terancam Gagal

28 April 2026 - 16:52 WITA

Daftar Sekutu AS di Eropa yang Tolak Pangkalan Militer Dipakai Serang Iran

28 April 2026 - 13:29 WITA

Trending di Internasional

Sorry. No data so far.