WASHINGTON – Lionel Rosenblatt, mantan pejabat Dinas Luar Negeri Amerika Serikat yang secara berani menentang kebijakan resmi pemerintah demi kemanusiaan, dilaporkan meninggal dunia pada usia 82 tahun.
Ia menjadi sorotan dunia karena memimpin misi rahasia tanpa izin (unsanctioned) untuk mengevakuasi sekitar 200 warga sipil Vietnam Selatan hanya beberapa hari sebelum jatuhnya kota Saigon pada April 1975.
Investigasi terhadap aksinya mengungkap bahwa Rosenblatt nekat terbang kembali ke tengah zona perang saat rekan-rekannya ditarik mundur, sebuah langkah yang mempertaruhkan karier diplomatiknya demi menyelamatkan nyawa sekutu yang terabaikan.
Operasi penyelamatan tersebut dilakukan dengan menembus jalur birokrasi yang buntu dan menggunakan koneksi pribadi untuk membawa ratusan warga keluar dari ambang kehancuran tepat sebelum pasukan Komunis menguasai kota.
Kepergiannya meninggalkan warisan tentang integritas moral di atas kepatuhan buta pada instruksi pemerintah, menjadikannya pahlawan di balik layar dalam sejarah kelam Perang Vietnam.











