PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru resmi memulai transformasi besar-besaran dengan menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dan teknologi Waste-to-Energy (WTE) pada pekan ini guna mengatasi krisis limbah perkotaan yang kian mendesak.
Penelusuran tim di lapangan mengungkap bahwa langkah strategis ini bertujuan menjadikan ibu kota Provinsi Riau tersebut sebagai salah satu proyek percontohan nasional dalam pengolahan sampah menjadi energi terbarukan.
Komitmen ini tidak hanya sekadar wacana melainkan sebuah skema revolusioner yang mengintegrasikan pemilahan limbah dari hulu hingga hilir demi mendongkrak nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.
Di balik ambisi ini, otoritas terkait tengah mematangkan kemitraan teknologi untuk memastikan keberlanjutan operasional fasilitas WTE yang diprediksi akan mengubah wajah tata kelola lingkungan di Sumatera secara signifikan.











