Menu

Mode Gelap

Internasional · 26 Apr 2026 20:45 WITA

Trump Ancam Tarif Tinggi Inggris Akibat Pajak Digital


 Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan terkait ancaman tarif impor terhadap Inggris akibat kebijakan pajak layanan digital. (Foto: RSS) Perbesar

Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan terkait ancaman tarif impor terhadap Inggris akibat kebijakan pajak layanan digital. (Foto: RSS)

WASHINGTON – Presiden AS Donald Trump resmi mengancam akan menjatuhkan tarif impor tinggi terhadap komoditas asal Inggris sebagai balasan atas kebijakan pajak layanan digital yang menyasar raksasa teknologi Amerika Serikat di Washington.

Langkah agresif ini diambil guna menekan pemerintah London agar segera membatalkan pungutan pajak yang dianggap mendiskriminasi perusahaan besar seperti Google dan Amazon.

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa ancaman ini merupakan bagian dari strategi proteksionisme Trump untuk melindungi dominasi ekonomi perusahaan Silicon Valley di pasar global.

Sinyal ketegangan dagang ini diprediksi akan memicu eskalasi konflik baru yang berisiko mengguncang stabilitas hubungan diplomatik dan ekonomi antara kedua negara sekutu tersebut.

Sejumlah sumber internal mengindikasikan bahwa tarif balasan tersebut kemungkinan besar akan menyasar sektor otomotif dan produk barang mewah yang memiliki nilai ekspor signifikan ke Amerika Serikat.

Hingga saat ini, pihak Downing Street dilaporkan tetap bertahan pada kebijakan pajak digital mereka demi menegakkan keadilan fiskal di tengah dominasi platform teknologi asing.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tolak Pungutan Iran di Selat Hormuz, Negara Teluk Desak Navigasi Bebas

30 April 2026 - 08:56 WITA

Eropa Dilanda Suhu Panas Ekstrem 2025: Laporan Ungkap Percepatan Krisis Iklim

30 April 2026 - 07:15 WITA

Iran Ancam Pungut Biaya Tol Selat Hormuz, Stabilitas Pelayaran Global Terancam

30 April 2026 - 07:11 WITA

Miliarder India Selamatkan Kuda Nil Pablo Escobar dari Rencana Eksekusi

30 April 2026 - 06:44 WITA

Investigasi: Pria India Bawa Kerangka Adik ke Bank demi Cairkan Tabungan

30 April 2026 - 05:54 WITA

Investigasi Serangan Minibus di Belgorod Rusia: 3 Warga Sipil Tewas

30 April 2026 - 05:47 WITA

Trending di Internasional