Menu

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 26 Apr 2026 22:45 WITA

WNI Buronan AS Kasus Penipuan Investasi Bodong Ditangkap di Thailand


 Otoritas Thailand saat mengamankan tersangka WNI yang menjadi buronan internasional kasus penipuan investasi bodong. (Foto: RSS) Perbesar

Otoritas Thailand saat mengamankan tersangka WNI yang menjadi buronan internasional kasus penipuan investasi bodong. (Foto: RSS)

BANGKOK – Otoritas keamanan Thailand berhasil meringkus seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang merupakan tersangka utama jaringan penipuan investasi bodong lintas negara melalui aplikasi kencan untuk segera diekstradisi ke Amerika Serikat guna menjalani proses hukum.

Penangkapan ini mengakhiri pelarian panjang sang buronan yang sebelumnya telah masuk dalam daftar merah (red notice) Interpol atas permintaan resmi dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat karena keterlibatannya dalam skema kejahatan siber internasional.

Hasil penelusuran mendalam mengungkap bahwa tersangka mengoperasikan modus operandi canggih yang menyasar korban melalui manipulasi emosional di platform digital sebelum akhirnya menguras aset mereka melalui instrumen investasi fiktif yang terorganisir.

Kini, koordinasi antara penegak hukum antarnegara terus diperkuat guna membongkar seluruh simpul jaringan kriminal ini yang diduga memiliki keterkaitan dengan sindikat pencucian uang skala besar di kawasan Asia Tenggara.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengacara Sebut Ibam Tak Berwenang di Proyek Chromebook Era Nadiem

28 April 2026 - 19:15 WITA

Polisi Amankan Sopir Taksi Green SM Pemicu Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi

28 April 2026 - 17:47 WITA

Investigasi Motif Penembakan Trump: Otoritas Selidiki Akun Bluesky coldforce

28 April 2026 - 16:34 WITA

Profil Cole Tomas Allen, Lulusan Caltech Suspek Penembakan White House Correspondents’ Dinner

28 April 2026 - 02:47 WITA

Kekejaman Daycare Little Aresha Yogyakarta: Bayi Diikat Hingga Sore, 13 Tersangka Ditahan

27 April 2026 - 20:53 WITA

Investigasi Penembakan Donald Trump di Washington: Celah Keamanan Jadi Sorotan

27 April 2026 - 08:26 WITA

Trending di Hukum & Kriminal

Sorry. No data so far.