PYONGYANG – Ketua Parlemen Rusia (Duma) Vyacheslav Volodin secara terbuka menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Pyongyang atas pengiriman pasukan militer guna memperkuat invasi Rusia di Ukraina.
Langkah diplomatik yang dibalut pelukan hangat ini menandai babak baru aliansi militer yang semakin transparan sekaligus mengonfirmasi keterlibatan aktif tempur yang diduga telah direncanakan melalui serangkaian kesepakatan rahasia di bawah meja.
Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa dukungan personel dari Pyongyang ini menjadi kartu as strategis Moskow untuk menjaga momentum serangan di garis depan di tengah tekanan sanksi Barat yang kian menjepit posisi mereka.
Kehadiran militer Korea Utara ini memicu kekhawatiran global mengenai adanya barter teknologi nuklir atau rudal balistik sebagai imbal balik atas bantuan nyawa prajurit Kim Jong Un dalam konflik berdarah di Eropa Timur tersebut.











