JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto secara mendadak melakukan perombakan atau reshuffle kabinet terbatas di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/04) sore guna memperkuat performa pemerintahan di tengah isu efisiensi birokrasi.
Langkah senyap ini mulai terendus saat sejumlah tokoh kunci terpantau merapat ke kediaman pribadi Presiden sebelum pengumuman resmi mengenai siapa saja pejabat yang akan menduduki posisi baru dilakukan.
Hasil investigasi sementara menunjukkan bahwa pergeseran di beberapa pos strategis ini diduga kuat berkaitan dengan evaluasi kinerja kementerian yang dianggap belum mencapai target prioritas dalam seratus hari pertama.
Kocok ulang formasi ini memberikan sinyal adanya upaya konsolidasi kekuasaan serta perapihan barisan koalisi untuk memastikan stabilitas politik tetap terjaga di tengah dinamika nasional yang semakin memanas.











