PORTSMOUTH – Sebuah agensi kecil asal Inggris yang bermarkas di pangkalan militer Portsmouth secara rahasia menjalankan peran krusial sebagai layanan darurat ‘911’ bagi kapal-kapal komersial di kawasan konflik Selat Hormuz dan Laut Merah selama 24 jam penuh untuk mengantisipasi ancaman keamanan maritim.
Lembaga ini menjadi garda terdepan dalam merespons panggilan distres di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang mengancam jalur perdagangan dunia.
Investigasi mengungkap bahwa tim ini beroperasi dengan teknologi pemantauan canggih untuk melacak setiap pergerakan kapal yang melintas di Samudra Hindia hingga perairan Timur Tengah.
Mereka mengumpulkan data intelijen secara real-time untuk mendeteksi ancaman serangan maupun pembajakan secara instan.
Kehadiran agensi ini menyoroti ketergantungan global pada unit kecil yang bekerja di balik layar demi menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan navigasi internasional.











