JAKARTA – Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, secara tegas mendesak warga Jakarta yang telah terhubung jaringan pipa air bersih untuk segera menghentikan eksploitasi air tanah guna menekan laju penurunan muka tanah di ibu kota yang kian mengkhawatirkan.
Himbauan ini menjadi sinyal kuat mengenai upaya pemerintah daerah dalam memutus ketergantungan pada sumber air bawah tanah yang selama ini memicu krisis ekologis serius di berbagai wilayah Jakarta.
Langkah ini ditengarai bukan sekadar imbauan biasa, melainkan bagian dari strategi besar untuk menyelamatkan kota dari ancaman tenggelam akibat penyedotan air tanah secara masif yang masih sulit diawasi secara menyeluruh.
Kini tantangan besar berada pada konsistensi penyediaan kualitas air perpipaan dan ketegasan regulasi agar masyarakat benar-benar beralih sepenuhnya tanpa harus kembali bergantung pada sumur bor yang merusak lingkungan.











