WASHINGTON, D.C. – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyambut para astronot misi Artemis II di Gedung Putih, Washington, D.C., pada pekan ini untuk mempromosikan ambisi ruang angkasa yang ia klaim sebagai fondasi warisan kepemimpinannya di kancah global.
Pertemuan ini dirancang untuk menunjukkan dukungan penuh terhadap misi pendaratan kembali manusia di bulan, namun di balik kamera, kebijakan anggarannya justru menunjukkan arah yang berlawanan.
Investigasi terhadap proposal anggaran terbaru mengungkapkan bahwa Trump berencana memangkas dana besar-besaran untuk program pendidikan, penelitian ilmiah, serta inisiatif keberagaman di internal NASA.
Langkah kontradiktif ini memicu kekhawatiran bahwa pengejaran citra politik melalui misi luar angkasa tingkat tinggi dilakukan dengan mengorbankan masa depan inovasi dan regenerasi sumber daya manusia di lembaga antariksa tersebut.











