WASHINGTON D.C. – Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mengejutkan berencana menarik pasukan militer dari Spanyol dan Italia di tengah konflik Iran yang telah memasuki bulan ketiga akibat benturan visi strategis dengan para pemimpin di kedua negara tersebut.
Langkah drastis ini terendus sebagai bentuk tekanan politik Washington terhadap Madrid dan Roma yang dianggap tidak lagi sejalan dalam mendukung operasi militer di kawasan Timur Tengah.
Investigasi internal menunjukkan adanya keretakan diplomatik yang mendalam terkait cara penanganan agresi Iran, di mana sekutu Eropa mulai meragukan arah kebijakan luar negeri Gedung Putih yang dinilai terlalu berisiko.
Jika penarikan ini benar-benar direalisasikan, stabilitas pangkalan militer strategis di wilayah Mediterania terancam goyah dan diprediksi akan mengubah peta kekuatan NATO di Eropa Selatan secara signifikan.











