GROBOGAN – Sebuah insiden maut terjadi saat Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek menghantam Toyota Avanza pembawa rombongan pengantar calon jemaah haji di Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat (1/5) dini hari hingga menewaskan empat orang penumpang.
Penyelidikan mendalam kini mengarah pada dugaan minimnya rambu peringatan dan ketiadaan palang pintu resmi di lokasi kejadian yang menjadi faktor kunci di balik kecelakaan fatal tersebut.
Tim investigasi masih terus menggali keterangan saksi mata guna memastikan apakah ada unsur kelalaian operasional dari pihak terkait dalam mengamankan jalur kereta api cepat tersebut pada jam rawan.
Tragedi memilukan ini memicu desakan publik agar pemerintah segera melakukan audit menyeluruh terhadap titik-titik rawan kecelakaan di sepanjang lintasan kereta api wilayah Jawa Tengah untuk mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut.











