AMMAN – Sektor pariwisata Yordania kini berada di ambang krisis ekonomi serius akibat gelombang pembatalan massal tiket pesawat dan hotel oleh wisatawan mancanegara sejak pecahnya konflik di wilayah Timur Tengah.
Meskipun negara ini tidak terlibat langsung dalam peperangan, investigasi di lapangan menunjukkan bahwa situs-situs ikonik seperti Petra dan Laut Mati kini sepi pengunjung justru saat musim puncak liburan tiba.
Para pelaku usaha lokal melaporkan kerugian finansial yang masif setelah ribuan pesanan paket tur dibatalkan secara sepihak oleh para pelancong yang mengkhawatirkan stabilitas keamanan regional.
Kondisi ini mengungkap kerentanan mendalam ekonomi Yordania yang sangat bergantung pada citra perdamaian wilayah demi keberlangsungan hidup jutaan warga yang menggantungkan nasibnya pada arus kunjungan turis asing.











