SINJAI – Kasma Muskin Nusi, jemaah haji asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, akhirnya resmi diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini setelah melewati dua kali kegagalan administratif akibat kendala kesehatan serius pasca-amputasi kaki.
Penelusuran mendalam menunjukkan bahwa Kasma sebelumnya terganjal regulasi ketat mengenai syarat istitha’ah kesehatan yang membuatnya harus merelakan kursi keberangkatan pada musim haji lalu.
Meski harus berjuang melawan keterbatasan fisik dan meyakinkan tim medis otoritas haji, kegigihan perempuan ini menjadi bukti adanya celah evaluasi dalam prosedur pendampingan jemaah disabilitas.
Kini, dengan pengawasan khusus dan status kesehatan yang dinyatakan layak, ia memulai perjalanan religinya sekaligus memutus penantian panjang yang penuh air mata dan perjuangan birokrasi.











