JAKARTA – Kemacetan parah melanda jembatan Kanal Banjir Timur (KBT) yang menghubungkan wilayah Jakarta Utara dan Kota Bekasi pada pagi tadi akibat lonjakan volume kendaraan yang tidak diimbangi kapasitas jalan.
Penumpukan kendaraan ini mengakibatkan antrean panjang hingga beberapa kilometer yang melumpuhkan aktivitas para komuter di jam keberangkatan kerja.
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa fenomena penyempitan jalur atau bottleneck di atas jembatan menjadi faktor teknis utama yang menghambat laju arus lalu lintas secara signifikan.
Investigasi di lapangan menunjukkan adanya ketidakteraturan arus dari persimpangan jalan tikus yang memaksa masuk ke jalur utama tanpa penjagaan petugas yang memadai.
Kondisi infrastruktur yang stagnan di tengah pertumbuhan pesat jumlah kendaraan di wilayah penyangga ini memerlukan evaluasi mendalam terkait sinkronisasi kebijakan antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta.
Warga mendesak solusi jangka panjang berupa pelebaran akses atau rekayasa lalu lintas permanen guna menghindari kerugian ekonomi akibat waktu yang terbuang di titik perbatasan tersebut.











