BOGOR – Sebanyak 20 rumah warga di Bogor terendam banjir setinggi 40 sentimeter setelah Tembok Penahan Tanah (TPT) di sepanjang aliran Sungai Ciluar mengalami longsor akibat terjangan arus sungai yang meluap pada pekan ini.
Investigasi di lapangan menunjukkan adanya dugaan kelemahan struktur pada dinding penahan tersebut yang tidak mampu menahan tekanan debit air, sehingga memicu kerusakan infrastruktur yang berdampak langsung pada pemukiman penduduk.
Warga terdampak kini mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan audit konstruksi dan perbaikan permanen guna mencegah potensi longsor susulan yang dapat mengancam keselamatan jiwa di tengah cuaca ekstrem.
Hingga saat ini, pihak berwenang diharapkan memberikan transparansi terkait pemeliharaan TPT tersebut agar kerugian materiil warga tidak terus berulang setiap kali intensitas hujan meningkat di wilayah hulu.











