Menu

Mode Gelap

Ekonomi & Bisnis · 6 Mei 2026 06:40 WITA

Rupiah Undervalued, Gubernur BI Bongkar Penyebab Utama Pelemahan


 Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan penjelasan mengenai kondisi nilai tukar Rupiah yang saat ini dinilai terlalu lemah atau undervalued terhadap dolar AS. (Foto: RSS) Perbesar

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan penjelasan mengenai kondisi nilai tukar Rupiah yang saat ini dinilai terlalu lemah atau undervalued terhadap dolar AS. (Foto: RSS)

JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo secara terbuka mengakui bahwa nilai tukar Rupiah saat ini tengah berada dalam kondisi undervalued atau jauh lebih lemah dibandingkan nilai fundamental ekonomi sebenarnya akibat gempuran sentimen global di Jakarta.

Pengakuan ini mengungkap adanya anomali besar di mana performa mata uang Garuda tidak lagi mencerminkan kekuatan indikator makroekonomi domestik yang diklaim masih sangat solid.

Investigasi otoritas moneter menunjuk ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed dan eskalasi ketegangan geopolitik dunia sebagai biang kerok utama yang memicu arus keluar modal asing secara masif.

Bank Indonesia kini terus memperketat pengawasan terhadap aktivitas pasar dan mengoptimalkan seluruh instrumen intervensi demi menyeret kembali nilai Rupiah ke level yang lebih adil sesuai fundamentalnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Cholil Nafis Jadi Komisaris BSI: Penguatan Syariah atau Formalitas Korporasi?

6 Mei 2026 - 17:44 WITA

Purbaya Yudhi Sadewa Doakan RI Kaya 3 Tahun Lagi Saat Haji 2026

6 Mei 2026 - 17:39 WITA

Cholil Nafis Jadi Komisaris BSI, Perkuat Kepatuhan Syariah Perbankan

6 Mei 2026 - 15:47 WITA

Investigasi Rata-rata Gaji Buruh Rp3,29 Juta: Alasan Tak Seindah UMP Jakarta

6 Mei 2026 - 15:14 WITA

Brand Sepatu Surabaya Viral Bantah Terlibat Proyek Sekolah Rakyat

6 Mei 2026 - 13:27 WITA

GOTO Buka Suara Soal Kepemilikan Danantara: Investigasi Porsi Investasi Negara

6 Mei 2026 - 06:25 WITA

Trending di Ekonomi & Bisnis