SURABAYA – Pemilik merek sepatu asal Surabaya yang tengah viral akhirnya angkat bicara untuk menepis dugaan keterlibatan dalam lelang proyek pengadaan sepatu Sekolah Rakyat yang menjadi sorotan publik baru-baru ini.
Klarifikasi resmi ini muncul setelah nama brand tersebut dikaitkan erat dengan rencana distribusi perlengkapan sekolah bersubsidi di wilayah tersebut melalui berbagai platform media sosial.
Hasil penelusuran mendalam menunjukkan bahwa pihak manajemen secara tegas menyatakan tidak pernah mengikuti proses tender maupun menandatangani kontrak apa pun terkait program pemerintah daerah tersebut.
Meski produk mereka santer dibicarakan sebagai kandidat utama yang akan digunakan siswa, sang pemilik menekankan pentingnya transparansi guna menghindari misinformasi yang dapat merugikan reputasi bisnisnya di mata konsumen.
Investigasi terhadap dokumen lelang pada sistem pengadaan secara elektronik pun sejauh ini tidak menemukan nama perusahaan terkait dalam daftar peserta resmi yang terverifikasi.
Langkah klarifikasi ini diharapkan dapat meredam spekulasi publik mengenai adanya potensi praktik penunjukan langsung atau penyimpangan prosedur dalam proyek pengadaan sepatu untuk Sekolah Rakyat tersebut.











